Tradisi Menyambut Ramadan di Sumatera Barat. Poin 3 Boleh Kamu Coba ya, Guys!

Informasi Seru dan Unik


Hai, !

Bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu umat Islam seantero dunia. Bulan yang penuh berkah dan ampunan. Di bulan ini semua umat Islam berlomba-lomba untuk meraih pahala.

Di beberapa daerah biasanya mengadakan acara khusus atau ritual tertentu. Bentuk dari suka cita menyambut Ramadan ini. Nah, di bumi ranah minang, tradisi menyambut Ramadan tak pernah terlewatkan. Di antaranya:

1. Mandoa

Foto: sumaterabaratour.blogspot.com

Hampir di semua wilayah kabupaten atau kota, masyarakat biasanya melakukan acara mandoa ini, dengan mengundang alim ulama, ustad, dan pemuka agama serta kerabat dekat maupun anak-anak yatim piatu. Setelah mandoa selesai ditutup dengan jamuan makan bersama.

loading...

2. Balimau

Foto: sumbartoday.com

Tradisi balimau sebenarnya sudah sangat lama, di beberapa daerah seperti Pariaman, tradisi balimau ini masih dilestarikan sampai sekarang. Tujuan utamanya adalah untuk membersihkan diri dan hati karena akan menyambut bulan suci. Balimau ini acara mandi bersama yang dilakukan di sungai atau tempat pemandian. , jika masa balimau datang, biasanya objek wisata yang ada tempat mandi, akan ramai dikunjungi, lo.

3. Ma apam

Foto: m.republika.co.id

Pernah mendengar istilah Ma apam? Hmm … istilah ini berhubungan dengan masakan, ya, . Salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Barat, tepatnya di kabupaten Pasaman Barat. Setiap tahun ada tradisi maapam. Maapam adalah memasak kue apam (seperti kue serabi) yang dilakukan oleh ibu-ibu dan gadis remaja secara bersama-sama. Apam merupakan masakan tradisional yang terbuat dari santan kelapa, tepung beras, garam dan gula. Untuk pemanis kue apam tersebut bisa ditambahkan kuah yang terbuat dari gula aren.

Masyarakat setempat sangat menikmati acara membuat apam ini. Karena tradisi ini sudah turun temurun dan dilakukan berpuluh tahun. Memasaknya pun menggunakan tungku api. Setelah masak, kue apam dibagikan kepada kerabat dan tetangga. Seru, ya, ?

4. Malamang

Foto: cesarzc.wordpress.com

Selain maapam, ada juga masyarakat yang malamang. Malamang adalah salah satu tradisi yang biasanya dilakukan setelah mandoa. Malamang merupakan makanan yang terbuat dari ketan dan santan kelapa, dimasak didalam bambu menggunakan tungku api.

5. Marandang

Foto: batam.tribunnews.com

Bagi masyarakat Minangkabau marandang sudah merupakan kewajiban. Tak sempurna rasanya makan tanpa ada rendang. Selain tahan lama, Randang adalah makanan yang tak lekang oleh usia. Hampir setiap rumah, akan menyajikan makanan khas minang ini.

Nah, kalau di daerah kamu ada tradisi apa untuk menyambut Ramadan? Pasti seru juga, bukan? Semoga di Ramadan kali ini dapat membawa berkah yang luar bisa kepada kita. Aamiin.

 

 





Posting Tradisi Menyambut Ramadan di Sumatera Barat. Poin 3 Boleh Kamu Coba ya, Guys! ditampilkan lebih awal di Takaitu.ID.

sumber: takaitu

powered by Surfing Waves
loading...

loading...
|
Baca Lagi
close